Mazmur 119:68
“Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapanMu kepadaku”.
Allah yang kita sembah adalah Allah yang baik dan Dia berbuat baik. Tidak pernah Ia merancangkan yang tidak baik. Semua yang Ia kerjakan baik adanya, sebab sifatNya baik. Dia kudus sehingga pikiran, rencana dan perbuatanNya semata-mata baik.
“Tuhan baik, tetapi Dia juga adil. Dia memberikan kelegaan kepada mereka yang ditindas, serta menghukum, membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas 2 Tes. 1:6.
Perbuatan Allah. Meski Allah tidak dapat dilihat oleh manusia, perbuatan-perbuatanNya yang baik bisa kita lihat. Apa yang tidak nampak dari Allah, yaitu kekuatanNya yang kekal dan keilahianNya dapat nampak dari karyaNya. Roma 1 : 20
Ketika bangsa Israel melihat betapa besar perbuatan yang dilakukan Tuhan terhadap orang Mesir, mereka menjadi takut kepada Tuhan dan percaya kepada Tuhan dan kepada Musa, hambaNya. Kel. 14 : 31. Sebelumnya, ketika menghadapi Laut Teberau di depan, serta tentara Mesir yang mengejar di belakang, mereka menjadi sangat ketakutan dan mengomel. Kel. 14:10-12. Tetapi Musa berkata, “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari Tuhan,……. Tuhan akan berperang untuk kamu dan kamu akan diam saja”. Kej. 14:13-14.
Mereka yang mulanya ragu/tidak percaya, akhirnya percaya, setelah melihat perbuatan Tuhan yang begitu besar, tatkala air laut berbalik, menutupi seluruh tentara Mesir yang mengejar dengan kuda dan kereta mereka. Allah sanggup mengadakan mujizat bagi orang yang tidak percaya agar orang itu menjadi percaya.
Kita yang telah mengalami kebaikan Tuhan sepanjang tahun, percayalah, Tuhan masih tetap baik di sepanjang tahun-tahun mendatang . Dia tetap baik dan tidak berubah sampai selama-lamanya.
Memuji Tuhan. Melihat kebaikan Tuhan yang telah menyelamatkan mereka, bangsa Israel menyanyikan nyanyian bagi Tuhan. Kel. 15:1. Apa yang mata tidak pernah lihat, yang telinga tidak pernah dengar dan tidak pernah timbul dalam hati manusia, itulah yang Tuhan sediakan bagi mereka yang mengasihi Dia. Ef. 3:20 berkata, bila sesuai dengan kehendakNya,Tuhan sanggup melakukan lebih dari apa yang kita pikirkan atau doakan.
Ketika melihat mujizat Tuhan, bangsa Israel menjadi percaya. Setelah percaya, mereka menyanyi, memuji Tuhan. Pemazmur bertanya, “bagaimana ia akan membalas segala kebaikan Tuhan kepadanya?” jawabnya :
1. Mengangkat = menjunjung tinggi = menghargai piala keselamatan.
2. Menyerukan Nama Tuhan = Memuliakan Tuhan.
3. Membayar Nazar. Mzm. 116:12-14
Debora, seorang hakim perempuan yang memimpin bangsa Israel mulai menyanyi, memuji-muji Tuhan setelah mengalami kemenangan atas musuh. Hak. 5:1-3 Kelak, nyanyian kemenangan akan juga dinaikkan bagi Allah oleh orang-orang yang telah mengalahkan binatang (=Antikristus ), patungnya dan bilangan namanya (=666 ) Why. 15:1-4. Sehebat-hebatnya Antikristus yang memperoleh segala kuasa dari Iblis ( Why. 13:4), akan ada orang-orang percaya yang mengalahkannya.
Saudara dan saya pun bisa menang atas Iblis. Tuhan mau memberikan kemenangan kepada kita. Dia mau memberi kekuatan kepada kita untuk menang atas kuasa Iblis. Dan kalau sekarang kita telah mengalami kemenangan demi kemenangan, serukan Nama Tuhan, mulailah menyanyi, memuji-muji Tuhan. Kebaikan Tuhan dinyatakan dalam perbuatan-perbuatanNya yang baik. Dan perbuatan terbesar yang Tuhan telah kerjakan adalah keselamatan jiwa kita !!
Mari semua yang telah mengalami perbuatan baik dari Tuhan, puji, serukan namaNya, dan berkata, “Allah itu baik, Dia sungguh baik !”. Selamat Memasuki Tahun Baru ! Tuhan memberkati saudara sejak awal tahun hingga akhir tahun, bahkan sampai selama-lamanya.(WJKetapang.No.1072/XIX-010103)
“

